Bagaimana Cara Radio Lama Bekerja

Modulasi amplitudo sudah bisa saja bahkan juga pada hari-hari awal pemancar percikan, tapi cukup dengan kesusahan serta memakai perlengkapan primitif.

Pemakaian tabung vakum radio, atau cuma ‘tabung’, di AS, sangat mungkin modulasi yang efektif, sebab tabung vakum (disebutkan katup di Inggris) sangat mungkin arus besar dikendalikan oleh tegangan kecil. Diluar itu, tabung lain bisa dipakai jadi osilator, membuahkan gelombang radio serta ganti type generator mekanik atau percikan.

Stasiun radio pertama yang diperuntukkan untuk hiburan mulai bekerja pada November 1920 di Pittsburg, Pennsylvania. Langkah modulasi yang biasa ialah mengatur suplai DC ke tabung output pemancar, memakai tabung lain, serta mengaplikasikan signal audio yang diperkokoh jadi input dari tabung ini.

Saat gelombang radio dimodulasi dengan langkah berikut, itu bukan gelombang sinus yang simpel. Bila kita bisa membuat grafik bentuk gelombang kita akan temukan type bentuk yang diilustrasikan pada Gambar 6.4, tapi ada dampak lain yang dipertunjukkan cuma saat kita grafik amplitudo signal pada frekwensi dibanding pada waktu.

Misalnya, contohnya, kita memodulasi gelombang radio 100 kHz dengan signal sinewave 10 kHz. Menganalisa frekwensi yang ada tunjukkan jika tiga gelombang penting saat ini ada.

Satu ada pada 100 kHz serta adalah gelombang pembawa, gelombang yang dibuat oleh osilator. Ada pula gelombang dengan frekwensi 90 kHz, yang disebutkan sideband bawah, serta satu dengan frekwensi 110 kHz, disebutkan sideband atas.

Sideband ini cuma ada saat pembawa sedang dimodulasi, serta amplitudo mereka tetap kurang dari pembawa

Pada umumnya, bila frekwensi pembawa ialah F serta frekwensi signal ialah f, sideband ada di F – f serta F + f, hingga keseluruhan bandwidth dari gelombang yang ditransmisikan ialah dari F – f ke F + f, membuat bandwidth dari 2f.

Baca Juga : HamUniversity Program Belajar Kode Morse

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *