Sejarah Kode Morse

Kode Morse ditemukan oleh Samuel F. B. Morse pada tahun 1830-an.

1

Dia mulai bekerja pada telegraf listrik pada tahun 1832, mengembangkan sistem praktis pada tahun 1844, dan mematenkan teknologinya pada tahun 1849. Kode yang dikembangkan Morse untuk digunakan dengan sistemnya mengalami beberapa transformasi sebelum sampai pada kode yang kita kenal sekarang.

Awalnya, kode Morse hanya mentransmisikan angka. Penerima transmisi kemudian harus menggunakan kamus untuk menerjemahkan angka menjadi kata-kata. Tapi itu terbukti membosankan. Segera kode diperluas untuk menyertakan surat dan bahkan tanda baca.

Pada tahun 1844, Morse muncul di hadapan Kongres untuk memamerkan mesin kecilnya. Pesan publik pertama ditransmisikan pada 24 Mei 1844. Itu adalah “Apa yang Allah telah buat.”

Sistem telegraf asli memiliki peralatan di ujung penerima yang meludahkan seikat kertas dengan lekukan di atasnya. Lekukan pendek disebut “titik” dan yang lebih panjang “putus-putus.” Ketika pengguna telegraf menjadi lebih mahir dengan kode, mereka segera mengeluarkan pita kertas dan menguraikan kode dari tahun ke tahun. Taipan yang dibuat sendiri Andrew Carnegie bekerja sebagai operator telegraf sebagai anak laki-laki.

Dia memisahkan dirinya dengan belajar menguraikan kode Morse dengan telinga.

Sepuluh tahun setelah saluran telegraf pertama dibuka pada tahun 1844, lebih dari 23.000 mil garis melintasi negara itu. Telegraf dan kode Morse memiliki efek mendalam pada perkembangan Amerika Barat. Perusahaan kereta api menggunakannya untuk berkomunikasi antara stasiun mereka dan perusahaan telegraf mulai muncul di mana-mana, mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk berkomunikasi di seluruh negeri.

11

Selama periode ini, negara-negara Eropa telah mengembangkan sistem kode Morse mereka sendiri. Kode yang digunakan di Amerika disebut kode Morse Amerika atau sering kode Railroad Morse. Kode yang digunakan di Eropa disebut kode Continental Morse.

Pada tahun 1890 komunikasi radio ditemukan dan kode Morse digunakan untuk mengirimkan pesan di laut.

Ketika frekuensi radio bertambah dan semakin lama, komunikasi internasional segera menjadi mungkin dan kebutuhan untuk kode standar internasional dikembangkan. Pada tahun 1912, kode Morse Internasional diadopsi untuk semua komunikasi internasional.

Namun, banyak perusahaan kereta api dan telegraf terus menggunakan kode Railroad Morse karena bisa dikirim lebih cepat. Saat ini, kode Morse Amerika hampir punah. Beberapa pengguna radio amatir dan re-enactor Perang Sipil masih mempertahankannya.

Kode morse menjadi sangat penting dalam pengiriman dan penerbangan laut. Pilot diminta untuk mengetahui cara berkomunikasi menggunakan kode Morse hingga tahun 1990-an.

Hari ini kode Morse terutama digunakan di kalangan pengguna radio amatir. Bahkan, hingga 2007, jika Anda ingin mendapatkan lisensi radio amatir di Amerika, Anda harus lulus tes kecakapan kode Morse.

Sebelum telepon seluler bahkan sebelum telepon, orang berkomunikasi melalui kode Morse. Meskipun merupakan teknologi yang berusia lebih dari 160 tahun, masih digunakan sampai sekarang di antara pengguna radio amatir dan di beberapa kapal. Jika Anda berada di Pramuka, Anda mungkin dipusingkan dengan kode Morse atau mungkin Anda memiliki kakek yang menggunakannya di radio ham-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *